M6 - Bahasa Pemograman dan Pengguna Games
1.
C++
Bahasa Pemrograman C++
adalah bahasa pemrograman komputer yang bisa dipakai untuk membuat berbagai
aplikasi (general-purpose programming language), dan merupakan pengembangan
dari bahasa pemrograman C.
2.
C++ cocok dipakai untuk membuat
game atau aplikasi yang perlu banyak mengakses hardware seperti di perangkat
IoT (Internet of Things), embedded system, hingga membuat aplikasi desktop
berbasis grafis, terutama saat digabung dengan Microsoft Visual Studio.
3.
C#
C# atau yang dibaca C
sharp adalah bahasa pemrograman sederhana yang digunakan untuk tujuan umum,
bahasa pemrograman C# dapat digunakan
untuk berbagai fungsi misalnya untuk pemrograman server-side pada website,
membangun aplikasi desktop ataupun mobile, pemrograman game dan sebagainya.
4.
Java
Java adalah sebuah bahasa
pemrograman dasar dalam sebuah pembuatan aplikasi. Java juga merupakan bahasa
pemrograman yang dapat di jalankan di berbagai komputer ataupun berbagai
Android. Bahasa pemrograman java dapat digunakan untuk membuat sebuah game
ataupun aplikasi untuk perangkat lunak maupun komputer sekalipun.
Bahasa pemrograman Java
merupakan bahasa pemrograman game Android yang paling populer dan banyak
digunakan oleh developer. Java pada Android Studio sudah terkustomisasi baik
secara mekanisme maupun tampilannya.
5.
Swift
Swift telah menjadi bahasa
resmi yang didukung oleh Apple Inc. untuk pengembangan aplikasi iOS, iPadOs,
macOS, watchOS, tvOS, Linux, dan OS X. Swift merupakan bahasa pemrograman yang
modern, cepat dan type-safe. Swift merupakan bahasa yang berstatus Open Source
sehingga akan banyak pihak dapat ikut mengembangkan bahasa pemrograman ini.
B.Pengguna Games
Menurut Srikandi Games Indihome Dyah Rasyida, saat ini pihaknya mencatat sebesar 100 juta pengguna games di Indonesia. Jumlah tersebut telah mengalami kenaikan cukup signifikan, sejak tahun 2020 lalu, atau saat pandemi. "Dari 100 juta pengguna games, sekitar 45 persennya menggunakan broadband untuk akses internetnya. Ini mendorong penggunaan internet di Indonesia," ujar dia.
Pengguna games pun tercatat di semua usia, dari anak hingga dewasa. Melihat potensi itu, pihaknya berusaha menampung mereka yang memiliki bakat menjadi gamer profesional. Sehingga kemampuan mereka semakin terarah dan diharapkan bisa menjadi atlet e-sport.
Comments
Post a Comment